NADIKABAR.COM — Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperkuat fasilitasi ekspor buah tropis Indonesia ke Tiongkok untuk memanfaatkan besarnya peluang pasar di negara tersebut. Nilai ekspor lima komoditas buah tropis Indonesia ke Tiongkok pada periode 2025 hingga 2026 diperkirakan mencapai Rp5,94 triliun.

Berdasarkan data sertifikasi Barantin, durian menjadi komoditas dengan nilai ekspor terbesar, yakni Rp3,16 triliun. Manggis menyusul dengan nilai Rp2,63 triliun, sedangkan ekspor salak mencapai Rp77,22 miliar.

Sementara itu, nilai ekspor nanas tercatat sebesar Rp32,77 miliar dan pisang Rp32,59 miliar. Data tersebut menunjukkan besarnya potensi buah tropis Indonesia untuk bersaing di pasar internasional, khususnya Tiongkok.