Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Barantin siapkan klinik ekspor untuk bantu UMKM tembus pasar global
Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyatakan akan membentuk klinik ekspor sebagai pusat konsultasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memb
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Senin, 28 September 2026 pukul 22:50 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Kerja sama tersebut mencakup fasilitasi pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan ketertelusuran produk, serta dukungan promosi dan akses pasar internasional.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan produk UMKM Indonesia memiliki peluang pasar yang besar di luar negeri.
Namun, peluang tersebut perlu diikuti kesiapan produk dan pemenuhan berbagai ketentuan ekspor di negara tujuan.
Menurut Maman, salah satu contoh potensi tersebut terlihat dari petani di Sulawesi Tengah yang difasilitasi PT Duco Food Indonesia dan telah mengekspor 918 ton durian.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.