Kerja sama tersebut mencakup fasilitasi pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan ketertelusuran produk, serta dukungan promosi dan akses pasar internasional.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan produk UMKM Indonesia memiliki peluang pasar yang besar di luar negeri.

Namun, peluang tersebut perlu diikuti kesiapan produk dan pemenuhan berbagai ketentuan ekspor di negara tujuan.

Menurut Maman, salah satu contoh potensi tersebut terlihat dari petani di Sulawesi Tengah yang difasilitasi PT Duco Food Indonesia dan telah mengekspor 918 ton durian.