Peluang Barito kembali hadir pada menit ke-56 ketika Aimar berhasil melewati penjagaan pemain Persis dan mengirimkan umpan kepada Howay yang bergerak mendekati kotak penalti, tetapi tendangan Howay masih melebar tipis di sisi gawang tim tamu.
Persis akhirnya memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-78 melalui Saldi yang menerima umpan dari lini tengah, berlari menembus pertahanan Barito, kemudian menyungkit bola melewati penjaga gawang Satria Tama hingga menggetarkan jala tuan rumah.
Gol tersebut membuat Persis semakin agresif meningkatkan tekanan dengan lebih banyak menguasai bola dan membangun serangan melalui umpan terobosan, umpan silang, serta percobaan tendangan jarak jauh untuk mengejar gol penyeimbang pada sisa waktu pertandingan.
Ketegangan meningkat pada menit ke-89 ketika pemain Persis memprotes dugaan handball pemain Barito dan meminta wasit meninjau tayangan VAR, tetapi setelah berkomunikasi dengan petugas VAR, wasit memutuskan tidak melakukan peninjauan ulang karena insiden tersebut dinilai bukan handball.
Memasuki masa tambahan waktu lebih dari lima menit, Persis terus menggempur pertahanan Barito melalui sejumlah tendangan keras di depan gawang, termasuk percobaan Vico ke arah pojok kanan, tetapi Satria Tama tampil sigap dengan melompat dan menangkap bola sehingga upaya tim tamu menyamakan kedudukan kembali gagal.
Barito akhirnya mempertahankan kemenangan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan dan mengamankan tambahan tiga poin yang mengangkat mereka dari posisi kelima ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 16 poin dari delapan pertandingan, hasil lima kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, sekaligus menggeser Deltras FC, sedangkan Persis tetap di peringkat ketujuh dengan tujuh poin.