NADIKABAR.COM — PS Barito Putera merebut puncak klasemen sementara Grup B Wilayah Timur Pegadaian Championship 2026 setelah menundukkan tim tamu Persis Solo dengan skor 2-1 pada pertandingan pekan kedelapan di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat.

Dua gol kemenangan Barito dicetak Renan Alves pada menit keenam dan Murilo Mendes pada menit ke-14, sedangkan Persis hanya mampu membalas melalui Saldi pada menit ke-78.

Barito langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal melalui Muhammad Aimar yang menusuk dari sayap kiri menuju tengah pertahanan Persis, tetapi bola gagal disambut rekannya, sementara tim tamu mencoba membangun serangan balasan yang beberapa kali berhasil dipatahkan barisan belakang tuan rumah.

Keunggulan Barito tercipta pada menit keenam ketika Murilo Mendes memanfaatkan bola pendek di dalam kotak penalti Persis, kemudian mengirimkan umpan kepada Renan Alves yang berada di depan mulut gawang dan langsung menyambutnya dengan sepakan kaki untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Persis berusaha merespons melalui situasi sepak pojok pada menit ke-10 yang beberapa kali mengancam gawang Barito, tetapi belum menghasilkan gol, sedangkan tuan rumah segera melancarkan serangan balik melalui Kodai Nagashima yang pergerakannya di area pertahanan lawan masih mampu dihentikan pemain belakang Persis.

Ancaman Persis berlanjut pada menit ke-12 ketika Feby Eka melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung tipis di atas mistar gawang Barito, sementara tim tamu mulai berusaha mengendalikan tempo permainan cepat yang diperagakan tuan rumah.

Barito justru menggandakan keunggulan pada menit ke-14 melalui kerja sama Korneles Howay dan Murilo Mendes, setelah umpan pendek Howay diselesaikan Murilo dengan tendangan mendatar yang meluncur melewati kolong penjaga gawang Persis sehingga skor berubah menjadi 2-0.

Persis berusaha memperkecil ketertinggalan melalui Bernard Henri yang menerima umpan Fandi Ahmad pada menit ke-18, tetapi peluang di depan mulut gawang Barito tersebut gagal diselesaikan karena bola lebih dahulu dihalau pemain bertahan tuan rumah.

Tekanan Persis kembali terlihat pada menit ke-26 melalui tendangan bebas Vinicius Duarte dari dekat area pertahanan Barito yang melintas tipis di atas mistar, sebelum Ahmad Mujadid memperoleh peluang beberapa detik kemudian, tetapi tendangannya terlalu lemah sehingga mudah diamankan penjaga gawang tuan rumah.

Barito juga beberapa kali membangun serangan berbahaya, termasuk melalui aksi individu Aditia Nur Mahpud dari tengah lapangan pada menit ke-36 yang diteruskan kepada Aimar, sebelum tendangan pemain tersebut ditepis kiper Persis dan membentur tiang kiri gawang sehingga menghasilkan sepak pojok bagi tuan rumah.

Menjelang akhir babak pertama, Persis kembali mencoba mencari celah melalui tendangan langsung pemain bernomor punggung delapan pada menit ke-39, tetapi bola terlalu lemah dan tepat mengarah ke pelukan kiper Barito, sedangkan peluang tuan rumah melalui umpan silang Aimar kepada Howay pada menit ke-42 juga belum membuahkan gol setelah tendangannya mudah diamankan penjaga gawang Persis.

Memasuki babak kedua, kedua tim tampil lebih berimbang dengan saling membangun serangan dan berusaha menguasai bola, sementara Barito tetap mencari kesempatan untuk memperlebar keunggulan melalui pergerakan pemain depan yang mencoba menembus pertahanan Persis.

Peluang Barito kembali hadir pada menit ke-56 ketika Aimar berhasil melewati penjagaan pemain Persis dan mengirimkan umpan kepada Howay yang bergerak mendekati kotak penalti, tetapi tendangan Howay masih melebar tipis di sisi gawang tim tamu.

Persis akhirnya memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-78 melalui Saldi yang menerima umpan dari lini tengah, berlari menembus pertahanan Barito, kemudian menyungkit bola melewati penjaga gawang Satria Tama hingga menggetarkan jala tuan rumah.

Gol tersebut membuat Persis semakin agresif meningkatkan tekanan dengan lebih banyak menguasai bola dan membangun serangan melalui umpan terobosan, umpan silang, serta percobaan tendangan jarak jauh untuk mengejar gol penyeimbang pada sisa waktu pertandingan.

Ketegangan meningkat pada menit ke-89 ketika pemain Persis memprotes dugaan handball pemain Barito dan meminta wasit meninjau tayangan VAR, tetapi setelah berkomunikasi dengan petugas VAR, wasit memutuskan tidak melakukan peninjauan ulang karena insiden tersebut dinilai bukan handball.

Memasuki masa tambahan waktu lebih dari lima menit, Persis terus menggempur pertahanan Barito melalui sejumlah tendangan keras di depan gawang, termasuk percobaan Vico ke arah pojok kanan, tetapi Satria Tama tampil sigap dengan melompat dan menangkap bola sehingga upaya tim tamu menyamakan kedudukan kembali gagal.

Barito akhirnya mempertahankan kemenangan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan dan mengamankan tambahan tiga poin yang mengangkat mereka dari posisi kelima ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 16 poin dari delapan pertandingan, hasil lima kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, sekaligus menggeser Deltras FC, sedangkan Persis tetap di peringkat ketujuh dengan tujuh poin.