NADIKABAR.COM — Saat ini, membaca sudah lebih mudah melalui berbagai platform digital. Pada generasi muda, mereka memiliki preferensi untuk membaca melalui platform digital karena kemudahan akses dan fleksibilitasnya.

Aditi Paudel, seorang pelajar yang hobi membaca buku sejak kecil, baru-baru ini diangkat menjadi duta literasi yang ditetapkan oleh World Literacy Foundation. Ia merupakan duta pertama yang berasal dari Jepang.

Program pemilihan duta literasi ini diikuti oleh sekitar 900 anak muda dari 101 negara, yang berusia tim redaksi 16 hingga 25 tahun. Adapun, tujuannya adalah untuk menghubungkan generasi muda di seluruh dunia dan menyebarluaskan minat literasi di komunitas masing-masing.

World Literacy Foundation sendiri merupakan organisasi nirlaba internasional yang berpusat di Australia. CEO sekaligus pendirinya, Andrew Kay, mengkonfirmasi bahwa Aditi Paudel merupakan duta literasi pertama dari Jepang selama program ini berlangsung selama 12 tahun.

"Keingintahuannya tentang bahasa Inggris membentuk suatu advokasi yang bijaksana, memperkuat suara global dan jangkauan budaya program tersebut,"kata Andrew Kay.