NADIKABAR.COM — Basarnas Banten menyebutkan seluruh penumpang KM Batumandi yang mengalami kebakaran telah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan yang berada di lapangan.
"Untuk update perkembangan kecelakaan kapal KM Batumandi ini, informasi yang kami terima untuk seluruh penumpang sudah berhasil dievakuasi," kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto di Cilegon, Selasa.
Ia menjelaskan, proses evakuasi penumpang dilakukan secara berantai menggunakan berbagai armada penyeberangan dan penyelamatan, mulai dari kapal patroli, kapal nelayan, perahu karet, hingga rigid inflatable boat (RIB) milik Basarnas Banten. Seluruh penumpang selanjutnya diarahkan dan dikumpulkan di Dermaga 6 Eksekutif Pelabuhan Merak.
Mengenai jumlah pasti penumpang dan manifest kapal, pihak Basarnas Banten masih melakukan pendataan intensif bersama instansi terkait. "Untuk dengan manifest, kami masih terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait, baik dari pihak ASDP maupun KSOP," tambah Rizky.
Hingga saat ini, Basarnas mengonfirmasi belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, fokus utama tim SAR gabungan saat ini beralih pada penanganan titik api yang masih menyala di badan kapal.
"Kondisi saat ini masih ada titik-titik api yang menyala. Sehingga itu yang menjadi fokus tim gabungan untuk sesegera mungkin melakukan pemadaman," jelasnya.
Perlu diketahui telah terjadi insiden kebakaran di atas KMP Batumandi di sekitar Pulau Merak Besar saat kapal sedang dalam proses alun sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, sekitar pukul 14.52 WIB.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale, mengatakan, kapal sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB. Sekitar pukul 16.15 WIB, petugas darat melihat adanya percikan api di buritan bagian belakang kapal, tepatnya di deck atas untuk muat kendaraan kecil.
ASDP terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, serta instansi terkait guna memastikan proses penanganan dan evakuasi dapat berlangsung secara optimal.
Belum diketahui pasti penyebab insiden kebakaran tersebut. ASDP berkomitmen untuk mendukung proses pemeriksaan oleh pihak berwenang serta menyampaikan perkembangan informasi secara berkala berdasarkan hasil verifikasi di lapangan.
Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama ASDP. Perseroan terus mengerahkan dukungan yang diperlukan dan memastikan penanganan insiden dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan aspek keselamatan.