​Basral hanya berselisih 16,70 poin dari podium perunggu yang diraih Ginwoo. Sebagai catatan, Ginwoo merupakan peraih emas termuda sepanjang sejarah X Games saat berusia 13 tahun, serta baru saja menjuarai Street League Skateboarding (SLS) Sydney dengan mencetak rekor skor 9+ di tujuh percobaan berturut-turut.

Tiga atlet yang finis di atas Basral memang berada di level persaingan yang berbeda. Ginwoo, Toa, dan Juni merupakan skateboarder yang telah terbiasa tampil di panggung kompetisi elite serta mengantongi rekam jejak panjang di ajang internasional sebelum berlaga di final Asian Games.

​Ginwoo sudah mencuri perhatian dunia saat memenangi X Games Chiba pada usia 13 tahun. Sepanjang 2026, skateboarder asal Jepang ini konsisten mendominasi podium di berbagai kejuaraan elite, termasuk X Games Chiba, Sacramento, New Orleans, hingga seri Street League Skateboarding (SLS) di Sydney.

​Sementara itu, Juni Kang—atlet asal Korea Selatan yang mulai mematahkan dominasi skateboarder Jepang—bahkan mendapat julukan "Yuto Horigome 2.0". Julukan ini merujuk pada legenda skateboard Jepang peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024.

​Pada X Games Sacramento 2026, Juni mencetak sejarah sebagai atlet Korea Selatan pertama yang meraih medali X Games cabang skateboard, sekaligus menyabet emas di nomor best trick.