NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar batal mengajukan pinjaman Rp3,4 triliun ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk menutup kekurangan fiskal.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menyatakan, Pemprov akan mengoptimalkan anggaran yang tersedia. Meski tidak jadi mengambil pinjaman, program pembangunan tahun 2026 ditegaskan tetap dilaksanakan sesuai skala prioritas.

"Kita sedang ngebut agar dalam dua setengah bulan ke depan semua pekerjaan dapat selesai dan tercapai target hingga 100 persen. Uangnya cukup, tidak? Insyaallah kita kelola keuangan dengan baik. Meski dana bagi hasil tertunda, kita tetap ngebut membangun," ujar KDM.