Mengakui ada kekurangan fiskal, KDM optimistis bahwa pengelolaan anggaran yang tepat akan dapat mengatasi kondisi tersebut, tanpa perlu mengajukan pinjaman ke PT SMI.

"Kita optimalkan saja anggaran yang ada, paling nanti akan ada tunda bayar. Yaitu kegiatan 2026 akan dibayarkan tahun 2027. Untung buat pemerintah, sebab tetap bisa membangun tanpa terbenani pinjaman dan beban bayar bunga hutang," tambahnya.

Lebih lanjut, KDM menyampaikan terima kasih kepada DPRD Jawa Barat yang selalu mendukung program pembangunan dan pengelolaan anggaran sehingga belanja tepat sasaran.