NADIKABAR.COM — Kekhawatiran soal baterai menjadi salah satu alasan konsumen ragu membeli mobil listrik. Namun, studi terbaru menunjukkan, baterai mobil listrik ternyata mampu bertahan sangat lama.

Studi yang dilakukan Aviloo mengungkap, sejumlah mobil listrik kehilangan kurang dari 5% battery health setelah menempuh 100.000 km. Artinya, baterai mobil listrik berpotensi bertahan hingga masa pakai rata-rata sebuah mobil baru.

Aviloo menyebut penelitian ini sebagai salah satu studi independen terbesar mengenai baterai mobil listrik. Lebih dari 500 ribu hasil pengujian baterai dianalisis untuk melihat kondisi 20 model terpopuler.

Dalam pengujian setelah 50.000 km, Hyundai Ioniq 5 menjadi salah satu yang terbaik. Mobil listrik tersebut masih mempertahankan 97,1% kapasitas baterai aslinya.