Karena itu, VA melahirkan di rumahnya sendiri. Kemudian, menurut Bodia, bayinya dibawa oleh sang laki-laki ke pekarangan untuk dikuburkan.
"(Melahirkan) di kamar mandi rumah ceweknya. Dari situ baru diambil oleh tersangka. Sama tersangka baru dikuburkan di pekarangannya," ucap Bodia.
Bodia menjelaskan bayi tersebut dilahirkan sendirian oleh perempuan pada dini hari. Kemudian dikuburkan oleh laki-laki itu pada siang harinya.
"Melahirkannya jam 02.30 WIB dini hari. Dia komunikasi dengan tersangka, tersangka inilah yang siangnya ngambil mayat tersebut untuk dikuburkan. (Menggali lubangnya menggunakan) linggis," ujar Bodia.
Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap saat seorang pencari rumput menemukan mayat bayi tertutup daster ditemukan terkubur di kebun wilayah Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi perempuan itu diperkirakan baru lahir sehari sebelum ditemukan.
Kapolsek Bandungan, Iptu Subedi, menjelaskan mayat bayi itu ditemukan pada Kamis (3/9) sekitar pukul 15.30 WIB. Kondisinya sudah meninggal dunia.
"Njih (iya), sudah meninggal dunia (saat ditemukan)," kata Subedi saat dihubungi NadiKabar, Jumat (4/9).
Subedi mengatakan, penemuan mayat bayi itu berawal saat seorang warga bernama Gendro Susanto (38) sedang mencari rumput untuk pakan ternak.