Wijaya mengatakan, bayi itu kini dirawat di ruang rawat inap anak untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Pemantauan berkala oleh dokter spesialis anak, pelaporan ke Dinas Sosial Bangli, dan pelaporan ke polisi, juga telah dilakukan.

"Tidak menunjukkan tanda kebiruan. Terdapat retraksi otot dada ringan. Saturasi oksigen pasien stabil di angka 98 persen-99 persen, dengan bantuan oksigen nasal kanul 2 liter per menit," katanya.

"Update terakhir per tanggal 9 September 2026, kondisi bayi dinyatakan sudah baik dan stabil," imbuhnya.