Idy menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 107 mustahik telah diberangkatkan ke Jepang melalui Program Beasiswa Vokasi Baznas. Mereka akan magang selama tiga tahun dengan pendapatan mencapai nisab zakat.
Salah satu penerima manfaat, Dananda Bagus Setiawan asal Sumatera Selatan mengungkapkan kebahagiaannya mendapat kesempatan bekerja di Jepang melalui program Baznas.
"Kedua orang tua saya bekerja sebagai buruh serabutan dan penghasilan yang didapat pun pas-pasan. Karena itu lulus sekolah saya langsung berusaha mencari kerja, Alhamdulillah ada Baznas dan Kemenaker. Harapan saya setelah dari program ini saya bisa membangun usaha, membantu ekonomi keluarga. Dan pastinya saya ingin menjadi muzaki dan berzakat juga," ucap Dananda.