Sementara Juwan Saputra asal Sumatera Selatan, mengatakan, bantuan Baznas datang pada saat yang tepat ketika dirinya dan keluarga kesulitan mencari biaya untuk pelatihan dan pemberangkatan ke Jepang. Sebagai anak pertama, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu meringankan beban keluarga.
"Ayah saya bekerja sebagai tukang tambal ban dengan pendapatan yang tidak menentu. Untuk makan saja kadang kurang, sementara biaya pelatihan cukup besar. Karena itu, bantuan dari Baznas ini sangat berarti bagi saya. Setelah program ini dan tabungan terkumpul, saya ingin membantu biaya pendidikan adik dan memperbaiki tempat tinggal keluarga. Terima kasih Baznas dan muzaki," tutur Juwan.