NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI melalui Program Beasiswa Vokasi Baznas memberangkatkan 23 mustahik asal Lampung, Jawa Timur, dan Sumatera Barat untuk bekerja di Jepang.
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas Idy Muzayyad dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan program tersebut merupakan ikhtiar Baznas untuk memberikan akses kesempatan kerja bagi mustahik sekaligus membantu menekan angka pengangguran di Indonesia.
"Baznas menargetkan ada 3.000 penerima manfaat dalam program kolaborasi bersama Kemnaker ini dengan durasi waktu hingga lima tahun. Kami akan terus mengoptimalkan. Kami berharap para mustahik dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga serta bertransformasi menjadi muzaki," kata Idy.
Idy menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 107 mustahik telah diberangkatkan ke Jepang melalui Program Beasiswa Vokasi Baznas. Mereka akan magang selama tiga tahun dengan pendapatan mencapai nisab zakat.
Salah satu penerima manfaat, Dananda Bagus Setiawan asal Sumatera Selatan mengungkapkan kebahagiaannya mendapat kesempatan bekerja di Jepang melalui program Baznas.
"Kedua orang tua saya bekerja sebagai buruh serabutan dan penghasilan yang didapat pun pas-pasan. Karena itu lulus sekolah saya langsung berusaha mencari kerja, Alhamdulillah ada Baznas dan Kemenaker. Harapan saya setelah dari program ini saya bisa membangun usaha, membantu ekonomi keluarga. Dan pastinya saya ingin menjadi muzaki dan berzakat juga," ucap Dananda.
Sementara Juwan Saputra asal Sumatera Selatan, mengatakan, bantuan Baznas datang pada saat yang tepat ketika dirinya dan keluarga kesulitan mencari biaya untuk pelatihan dan pemberangkatan ke Jepang. Sebagai anak pertama, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu meringankan beban keluarga.
"Ayah saya bekerja sebagai tukang tambal ban dengan pendapatan yang tidak menentu. Untuk makan saja kadang kurang, sementara biaya pelatihan cukup besar. Karena itu, bantuan dari Baznas ini sangat berarti bagi saya. Setelah program ini dan tabungan terkumpul, saya ingin membantu biaya pendidikan adik dan memperbaiki tempat tinggal keluarga. Terima kasih Baznas dan muzaki," tutur Juwan.