Ia menambahkan, Baznas juga berkoordinasi dengan Balai Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Agama sesuai jenjang pendidikan.
"Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, verifikasi lapangan turut dilakukan dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan," katanya.
Salah satu penerima bantuan, Amelia Prastiwi, mahasiswa semester 5 Program Studi Akuntansi UPN Veteran Yogyakarta angkatan 2024 asal Wates, Kulon Progo, bersyukur atas bantuan pendidikan yang diterimanya. Bantuan sebesar Rp2 juta tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk membantu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester berikutnya.
"Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu. Jadi, orang tua tidak harus menanggung seluruh biaya UKT sendiri. Kami sekeluarga merasa sangat terbantu dengan adanya program dari Baznas dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo ini," tuturnya.
Amelia berharap program bantuan pendidikan ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan bisa merasakan manfaatnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama Baznas berupaya agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.
Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga masyarakat, diharapkan dapat terus berjalan beriringan dalam menyiapkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi bagi daerah.