NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyalurkan bantuan pendidikan kepada 375 pelajar dan mahasiswa guna meringankan biaya pendidikan sekaligus memotivasi generasi muda agar terus berprestasi.
"Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan biaya pendidikan sekaligus menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus belajar dan membangun masa depan," kata Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, di Kulon Progo, Senin.
Bantuan diberikan kepada penerima dari jenjang SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga perguruan tinggi. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan gotong royong untuk mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda Kulon Progo.
Bupati Agung juga memberikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Kulon Progo beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana umat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, bantuan pendidikan bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga bentuk perhatian dan kepercayaan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.
"Pendidikan merupakan salah satu investasi penting dalam membangun masa depan. Melalui pendidikan, kita mendapatkan pengetahuan, keterampilan, pembentukan karakter, serta penguatan spiritualitas," ujarnya.
Bupati berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus tekun belajar, membangun kedisiplinan, menghormati orang tua dan guru, serta mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat masing-masing.
"Kami mengajak para pelajar untuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," katanya.
Sementara itu, bagi para mahasiswa, ia berpesan agar turut memberikan perhatian dan bimbingan kepada adik-adik pelajar.
Menurutnya, semangat saling mendukung tersebut penting untuk menumbuhkan kepedulian dan mempererat persaudaraan antargenerasi muda Kulon Progo.
"Kita ingin anak-anak Kulon Progo tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat spiritualitasnya, memiliki karakter, dan mental juara. Keberhasilan bukan hanya tentang tingginya pendidikan atau nilai akademik, tetapi juga tentang bagaimana kita menjadi manusia yang bermanfaat," katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Kulon Progo Alfanuha Yushida menjelaskan bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-75 Kabupaten Kulon Progo.
Setelah sebelumnya diserahkan secara simbolis pada penutupan peringatan Hari Jadi, kali ini bantuan disalurkan langsung kepada para penerima manfaat.
Sebanyak 375 penerima terdiri atas 150 siswa SMP/MTs, 150 siswa SMA/SMK/MA, dan 75 mahasiswa. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta untuk jenjang SMP/MTs, Rp1,5 juta untuk jenjang SMA/SMK/MA, dan Rp2 juta untuk mahasiswa.
"Harapannya, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan biaya pendidikan sehingga proses belajar anak-anak menjadi lebih baik dan lancar. Semoga amanah dari para muzaki ini benar-benar memberikan manfaat bagi penerima," ujarnya.
Ia menambahkan, Baznas juga berkoordinasi dengan Balai Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Agama sesuai jenjang pendidikan.
"Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, verifikasi lapangan turut dilakukan dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan," katanya.
Salah satu penerima bantuan, Amelia Prastiwi, mahasiswa semester 5 Program Studi Akuntansi UPN Veteran Yogyakarta angkatan 2024 asal Wates, Kulon Progo, bersyukur atas bantuan pendidikan yang diterimanya. Bantuan sebesar Rp2 juta tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk membantu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester berikutnya.
"Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu. Jadi, orang tua tidak harus menanggung seluruh biaya UKT sendiri. Kami sekeluarga merasa sangat terbantu dengan adanya program dari Baznas dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo ini," tuturnya.
Amelia berharap program bantuan pendidikan ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan bisa merasakan manfaatnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama Baznas berupaya agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.
Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga masyarakat, diharapkan dapat terus berjalan beriringan dalam menyiapkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi bagi daerah.