NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meraih penghargaan Mandaya Awards 2026 Kategori Penggerak Pemberdayaan Masyarakat dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) atas konsistensi dalam memberdayakan masyarakat untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem.

Pimpinan Pengawasan dan Pengendalian Baznas RI Neyla Saida Anwar mengatakan penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas komitmen lembaga dalam mengelola zakat secara produktif.

"Alhamdulillah, capaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pimpinan, amil, hingga relawan Baznas di seluruh tanah air dalam menggerakkan program pemberdayaan masyarakat melalui dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL)," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Neyla mengapresiasi para muzaki dan donatur yang telah mengamanahkan dana kebajikannya melalui Baznas, serta kepada para mustahik binaan yang terus gigih berjuang meningkatkan taraf hidupnya.

"Terima kasih mendalam bagi para muzaki Baznas dan para mustahik yang terus berjuang, karena dukungan serta semangat inilah yang membuat program pemberdayaan terus berjalan hingga berhasil mengantarkan para penerima bantuan menjadi muzaki," ujarnya.

Sementara, Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan Mandaya Awards 2026 digelar sebagai bentuk apresiasi bagi berbagai pihak, mulai dari Kepala Desa, akademisi, pengusaha, lembaga pemerintah hingga kepala daerah yang telah berkontribusi nyata dalam memberdayakan serta mengentaskan kemiskinan.

Ia menjelaskan tingkat kemiskinan di tanah air yang menunjukkan penurunan dalam dua tahun terakhir harus terus diperjuangkan hingga warga rentan dapat naik kelas dan terus produktif.

"Selamat kepada seluruh penerima Mandaya Award 2026 dan seluruh penerima Innovillage. Kita tunggu cerita-cerita sukses dan kebahagiaan untuk rakyat Indonesia. Bergerak, bergerak, berdaya, sukses untuk kita semua," kata Menko PM Muhaimin Iskandar.