NADIKABAR.COM — Pemerintah mempercepat penanganan banjir dan tanah longsor susulan yang kembali terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Perbaikan diprioritaskan pada jalan dan jembatan yang kembali rusak agar akses masyarakat segera pulih dan kegiatan rehabilitasi serta rekonstruksi tetap berjalan.
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah infrastruktur yang telah ditangani kembali terdampak. Kondisi tersebut menuntut respons cepat dan kerja berkelanjutan dari kementerian/lembaga serta pemerintah daerah.
"Jembatan yang sudah dibangun terbawa arus lagi, banjir bandang. Di Aceh, jalan antara Aceh Tengah sampai Bireuen yang sudah bisa dilalui, longsor lagi. PU harus bekerja lebih keras lagi. Itulah tantangan yang kita hadapi, tetapi kita terus jalan," ujar Tito dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).
Hal tersebut disampaikannya hari ini seusai rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera di Jakarta.