Idy menjelaskan program itu memprioritaskan usulan riset dan artikel yang berfokus pada pengumpulan zakat, penguatan ekosistem dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kemitraan multisektor, serta integrasi zakat dalam pembangunan nasional dan isu global, dengan tetap membuka peluang bagi tema lain yang membawa kemaslahatan bagi umat.
"Baznas berkomitmen mendukung pencapaian Asta Cita Pemerintah serta Sustainable Development Goals (SDGs) demi mengoptimalkan pendayagunaan zakat bagi kemaslahatan umat," ujar Idy.
Diketahui, pendaftaran beasiswa riset ini dibuka pada 3 hingga 11 November 2026. Calon pendaftar dapat mengunduh petunjuk teknis dan format dokumen persyaratan melalui tautan: https://bazn.as/PanduanBeasiswaRisetBaznas2026.