Idy menyebut program ini juga akan melibatkan Baznas provinsi di sejumlah daerah yang menjadi konsentrasi mahasiswa asal NTT, seperti Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Semarang, Jakarta, dan Bandung.

Idy menegaskan penyaluran bantuan tetap mengacu pada prinsip tiga aman yang diterapkan Baznas, yakni aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI.

Ia berharap, bantuan pendidikan tersebut dapat menjaga keberlanjutan pendidikan mahasiswa selama keluarga mereka memulihkan kondisi pascabencana.