NADIKABAR.COM — PT Bank Digital BCA (BCA Digital) menyoroti pentingnya literasi keuangan khususnya bagi anak muda untuk memahami dan menghadapi risiko-risiko di tengah kemudahan layanan keuangan digital saat ini.
“Di tengah perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat, kami percaya bahwa kemudahan akses perlu berjalan beriringan dengan pemahaman finansial yang baik,” kata Head of Brand & Communication BCA Digital Duardi Prihandiko dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Semakin mudahnya akses terhadap layanan keuangan digital membuka banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mengelola keuangan secara lebih praktis.
Namun, kemudahan ini juga perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik agar masyarakat tidak hanya mampu menggunakan layanan keuangan, tetapi juga memahami risiko yang mungkin dihadapi.
Hal itu tercermin dari hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, yang menunjukkan indeks inklusi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 93,61 persen, sementara indeks literasi keuangan berada di angka 69,57 persen.
Perbedaan tersebut menunjukkan pentingnya penguatan edukasi, agar semakin banyak masyarakat yang mampu memanfaatkan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.
Di sisi lain, ancaman penipuan digital juga menjadi perhatian. Berdasarkan publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) telah menerima 668.441 laporan sejak mulai beroperasi pada November 2024 hingga Agustus 2026, dengan dana korban yang berhasil diblokir mencapai Rp771,2 miliar.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa edukasi finansial tidak hanya berfokus pada pengelolaan uang, tetapi juga pada kemampuan mengenali modus penipuan dan melindungi informasi pribadi.
“Literasi keuangan bukan hanya tentang bagaimana seseorang mengelola uang, tetapi juga memahami risiko dan melindungi apa yang dimiliki,” ujar Duardi.
Bertepatan dengan momentum Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026, blu by BCA Digital menghadirkan siniar “Cerita Camping” dengan empat episode menarik sebagai sarana edukasi yang mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih cermat dan bijak dalam menjaga keamanan finansial digital.
Melalui keempat episode tersebut, blu by BCA Digital ingin menunjukkan bahwa menjaga keamanan finansial digital dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti memeriksa kebenaran informasi, menjaga kerahasiaan data pribadi, dan lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial.
“Sejalan dengan semangat Bulan Inklusi Keuangan, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin percaya diri, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan layanan finansial digital,” kata Duardi.