Berikutnya, barang lain terdiri alat fitness dan mesin 110 koli, obat-obatan 2.803 butir, serta makanan kemasan 220 koli.

Pemusnahan barang dilakukan dengan cara dibakar, dan sebagian dilindas menggunakan alat berat. Pemusnahan turut disaksikan berbagai instansi terkait, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan, Karantina Kepri serta KPKNL Batam.

Joko mengatakan keberhasilan penindakan barang ilegal tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Bea Cukai dengan aparat penegak hukum (APH) lainnya, termasuk peran masyarakat hingga media massa.