Dari statistik set pertama, Beatrice/Novela memenangi 80 persen poin servis pada set pertama, berbanding 30 persen milik pasangan Filipina. Dalam permainan menerima servis, pasangan Indonesia juga unggul jauh dengan memenangi 65 persen poin dibandingkan 14 persen milik lawan.
Memasuki set kedua, dominasi Beatrice/Novela berlanjut. Pasangan Indonesia merebut enam gim secara langsung untuk memastikan kemenangan 6-0 sekaligus membawa pulang medali perunggu.
Set kedua berlangsung selama 21 menit. Beatrice/Novela kembali unggul dalam statistik servis dengan memenangi 62 persen poin servis, sementara pasangan Filipina hanya 15 persen.Pasangan Indonesia juga mencatat efektivitas tinggi pada servis pertama. Dari 15 servis pertama yang masuk, Beatrice/Novela memenangi 10 poin atau 67 persen. Pada servis kedua, mereka bahkan memenangi seluruh tiga poin yang dimainkan.
Beatrice mengatakan hasil tersebut tidak lepas dari persiapan mental yang dilakukan bersama Novela sejak mengetahui hasil undian.
"Dari awal kita tahu lihat drawing kita itu enggak gampang ya, cukup berat. Kita tahu match pertama kita melawan Iran. Kita pas lihat draw, harus prepare mentally, enggak cuma fisik, tapi mental juga buat awal," kata Beatrice.