NADIKABAR.COM — Proses demokrasi semestinya turut mengajarkan soal toleransi dan saling menghargai. Namun di Bekasi, perbedaan pilihan justru membawa polemik berkepanjangan.

Makam warga Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, harus dipindah. Padahal makam tersebut sudah eksis selama 41 tahun.

Pembongkaran salah satu kuburan warga di wilayah Cabangbungin itu viral di media sosial (medsos). Pemindahan itu ditenggarai beda pilihan pada pemilihan kepala desa (pilkades).

Dalam rekaman video amatir yang beredar di medsos, tampak sejumlah warga menggali kuburan. Polemik itu terjadi di Kampung Cap Jaya RT 07/RW.03 Desa Lenggah Jaya, Kecamatan Cabangbungin.

"Benar, itu kejadiannya Minggu, 25 Oktober 2026," kata Kapolsek Cabangbungin AKP Alex Candra saat dikonfirmasi NadiKabar, Rabu (28/10/2026).

Kisruh ini berawal dua warga yang merupakan dari kontestan pilkades, sebut saja A dan B. A adalah pendukung calon kades yang menang, sementara B merupakan pendukung calon yang kalah.