"Akhirnya kan ditengahi. Akhirnya timbul kesepakatan mereka. Ya akhirnya yang pemilik yang punya ahli waris yang punya jenazah ini memindahkan makam itu karena mereka punya makam keluarga sendiri juga. Usia makan 41 tahun itu," ujarnya.

Pembongkaran makam dilakukan setelah adanya kesepakatan dua belah pihak. Pembongkaran dihadiri oleh perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa tersebut berjalan aman dan lancar.

"Jadi, kesepakatan bongkar makam itu memang sebelumnya ada permasalahan, kemudian sudah berdamai, dan jenazah dipindahkan ke makam keluarganya," ungkap Alex.

Jenazah dipindahkan pada Minggu (25/10). Saat ini perselisihan antara kedua pihak telah selesai.

"Sampai saat ini situasinya kondusif dan sudah selesai sih permalahannya. Nggak ada imbas dari permasalahan itu. Nggak gak ada keberatan dia untuk dipindahkan itu," imbuhnya.