"Didiversifikasi saya kira menjadi suatu opsi buat kita sekarang ini, karena dengan begitu kita juga berusaha mandiri dan tidak bergantung dengan satu negara. Dengan, ya memang kompleksitas manajemen logistik menjadi ada. Tetapi kita mendorong juga industri pertahanan kita untuk berpartisipasi menopang supaya kekuatan ini terus terwujud. Sehingga tidak hanya sebagai kekuatan militer saja, tapi kekuatan yang menopang seluruh kelangsungan bangsa ini," ucapnya.

Terkait teknologi-teknologi pertahanan apa saja yang harus diperkuat, Yusuf menilai saat ini eranya pesawat tanpa awak atau drone yang menggunakan kecerdasan buatan. Serta teknologi pertahanan yang lebih murah.

"Saya kira sekarang di era drones AI, kemudian perang dengan cara lebih murah supaya kita lebih kuat, lebih panjang begitu proses mempertahankan diri dan mempertahankan kedaulatan. Saya kira itu menjadi penting untuk saat ini," imbuhnya.