Pada periode yang sama, terdapat 25 emisi dari 16 penerbit EBUS yang berada dalam antrean penerbitan. Penerbit tersebut berasal dari berbagai sektor usaha.

Sementara itu, dalam aksi penambahan modal melalui penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue, sebanyak 16 perusahaan telah merealisasikan aksi tersebut hingga 23 Oktober 2026, dengan total nilai mencapai Rp37,35 triliun.

Adapun dalam antrean aksi rights issue, terdapat satu perusahaan dari sektor properti yang berencana melaksanakan penambahan modal tersebut.