NADIKABAR.COM — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) meluncurkan Indonesia ESG Bond Index sebagai acuan untuk memantau kinerja Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Direktur Utama PHEI, M. Kadhafi Mukrom mengungkapkan indeks tersebut mencakup 69 seri obligasi dan sukuk (konstituen) yang memenuhi kriteria pemeringkatan.
“Ada 37 untuk seri yang biasa, kalau yang premium ada 32. Obligasinya masuk kategori Triple AAA dan Triple BBB Minus, yang masuk kategori itu yang kami masukkan di indeks ini," ujar Kadhafi diwawancarai wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat.