Seiring pengumuman tersebut, Jeffrey menyatakan telah mengakibatkan reaksi pelaku pasar berupa kepanikan, kebingungan karena dinilai adanya ketidakpastian yang tinggi.
Sebagai upaya meredam kepanikan dan mencegah investor mengambil keputusan dalam situasi yang tidak pasti, BEI memberlakukan penyesuaian batas bawah penghentian penurunan harga saham otomatis atau Auto Rejection Bawah (ARB) dari 15 persen menjadi 7 persen.
Jeffrey mengakui kebijakan tersebut bukan langkah yang umum dilakukan, namun diambil supaya investor memiliki waktu untuk mencermati perkembangan informasi sebelum mengambil keputusan investasi.
"Kebijakan ini akan kita review, tetapi dari review kita pagi sampai siang tadi, kebijakan itu cukup efektif untuk bisa meredam kepanikan," katanya.
Ia mengatakan IHSG terpantau melemah sekitar 5 persen hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, sehingga belum menyentuh batas ARB sebesar 7 persen.