Sementara, untuk saham dengan harga di atas Rp10 hingga Rp200, ARA ditetapkan 35 persen dan ARB 15 persen. Untuk rentang harga di atas Rp200 hingga Rp5.000, ARA ditetapkan sebesar 25 persen dan ARB 15 persen. Adapun saham dengan harga di atas Rp5.000 ditetapkan ARA sebesar 20 persen dan ARB 15 persen.

Selanjutnya mulai 1 Januari 2027, BEI akan menerapkan ARB secara simetris sesuai rentang harga. Untuk saham Rp1 hingga Rp10 maka ARA dan ARB ditetapkan sebesar Rp1.

Kemudian, saham Rp11 hingga Rp200 akan memiliki ARA dan ARB masing-masing sebesar 35 persen. Lalu, saham di atas Rp200 hingga Rp5.000 ditetapkan ARA dan ARB sebesar 25 persen, serta saham di atas Rp5.000 ditetapkan ARA dan ARB sebesar 20 persen.

Lebih lanjut, BEI juga melakukan penyesuaian serupa terhadap Unit Penyertaan DINFRA, yang mana sebelumnya DINFRA dengan harga lebih dari Rp50 memiliki batasan ARA dan ARB masing-masing sebesar 10 persen.