Selain itu, ia mengingatkan investor untuk tidak mengambil keputusan investasi hanya karena mengikuti tindakan investor lain atau merespons pergerakan harga saham dalam jangka pendek.

β€œSekali lagi buat investor, ya, bertindak secara rasional, jangan ikut-ikutan, jangan jual atau beli karena pergerakan jual atau beli benar-benar karena fundamental dari market, fundamental dari perusahaan,” kata Iding.

Dalam kesempatan ini, Iding menekankan pentingnya orientasi investasi jangka panjang agar investor dapat mengambil keputusan secara lebih terukur dengan mempertimbangkan kondisi dan prospek perusahaan.

Dengan demikian, investor diharapkan tidak hanya berfokus pada fluktuasi IHSG, namun juga melakukan penilaian terhadap fundamental.

Data penutupan perdagangan sesi I di BEI pada Jumat (16/10), IHSG ditutup melemah 630,78 poin atau 10,76 persen ke posisi 5.233,00, yang mana IHSG mengalami trading halt selama 30 menit pada pembukaan perdagangan karena melemah 469,86 poin atau 8,01 persen ke posisi 5.393,92.