Ia mengatakan, keputusan FTSE untuk mempertahankan Indonesia dalam kategori Secondary Emerging Market tanpa memasukkannya ke dalam watchlist menjadi konfirmasi atas reformasi yang telah dilakukan.
βBahkan Indonesia tidak dimasukkan ke dalam watchlist, dan tentu itu adalah konfirmasi yang sangat kuat yang disampaikan oleh FTSE dan apresiasi yang diberikan atas reformasi yang kita lakukan,β tegas Jeffrey.
Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyatakan bahwa fokus regulator saat ini adalah memastikan reformasi pasar modal Indonesia memberikan hasil nyata dan terukur bagi peningkatan kualitas pasar serta kepercayaan investor.