Setelah memastikan korban tewas, keduanya kemudian memesan taksi online untuk membuang jasad. Mereka sempat turun di daerah Palmerah, Jakarta Barat.

"Lalu untuk kejadiannya di toilet umum Pasar Kebayoran Lama. Nah, setelah itu kedua orang tua itu atau pelaku memesan Grab, turun di Palmerah," ungkapnya.

Kedua pelaku sempat berjalan kaki hingga Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, dan menemukan lahan kosong. Di situ, mereka mengubur korban dibalut kantong kresek.

Polisi mengungkap alasan keduanya tega membunuh korban. Kedua pelaku membunuh lantaran tak sanggup membiayai anak.

"Terkait anak tersebut, itu dibunuh oleh kedua orang tuanya, yaitu ibu kandungnya dan ayah tirinya. Itu kejadiannya itu motif karena ekonomi, mereka tidak mampu," ujarnya.