"Saat melakoni pertandingan semacam ini, Anda tentu ingin menghadapi yang terbaik untuk mengukur kemampuan diri sendiri," ujar Torres kepada Diario Sport, dikutip ESPN.

"Sebuah kehormatan bisa bermain melawannya (Yamal) dan harus menghadapinya dalam beberapa situasi. Dia selalu bisa mengejutkan Anda; dia sulit ditebak, dan sering kali satu pemain saja tidak cukup untuk menjaganya. Kami harus sangat waspada dalam hal menutup ruang."

Pemuda 19 tahun itu baru saja kalah dalam Ballon d'Or 2026, dengan finis ketiga di belakang Kylian Mbappe dan Harry Kane. Namun Torres menilai kompatriotnya itu akan segera menjadi pemenang di masa depan.