Ketertarikan Judith terhadap kuliner Uganda bermula dari lingkungan keluarganya sendiri. Kebetulan, suaminya memiliki darah Uganda dan setiap ada acara keluarga, mereka kerap memasak makanan khas Uganda.
Awalnya Judith mengaku belum terbiasa dengan cita rasa masakan tersebut. Namun, semakin sering mencicipi, justru muncul rasa penasaran.
Ia kemudian mulai tertarik mempelajari masakan Uganda secara lebih mendalam. Bukan hanya mementingkan rasa, tetapi ia juga mempelajari bahan-bahan, teknik memasak, hingga bagaimana cara mempertahankan cita rasa aslinya.
Dari rasa penasaran dan lingkungan keluarga tersebut, Judith akhirnya berlatih untuk memasak makanan Uganda. Menariknya, ia tidak mendapat kemampuan memasak makanan Uganda melalui pendidikan formal. Justru sebagian besarnya ia belajar mandiri atau otodidak melalui YouTube.
Namun, untuk memperdalam teknik memasak dan memastikan cita rasanya benar-benar autentik, Judith kemudian belajar langsung dari orang Uganda yang tinggal di Amerika Serikat.
Perjalanan ini kemudian mendatangkan kesempatan lebih besar bagi Judith untuk bisa membuktikan keahliannya dalam memasak.
Menurut Judith, kebetulan saat itu sebuah organisasi Uganda-Amerika mengadakan konferensi tahunan dan mencari seorang konsultan makanan yang memang memahani masakan Uganda sekaligus memiliki lisensi untuk bekerja secara profesional. Judith pun memberanikan diri untuk mendaftar.
"Setelah melalui beberapa tahap seleksi dan food tasting, akhirnya saya terpilih untuk menangani sajian bagi sekitar 500 tamu," ujar Judith kepada NadiKabar.
Pemilihan menunya saat itu dilakukan oleh panitia. Judith sebagai seorang konsultan makanan bertugas untuk bekerja sama dengan chef eksekutif hotel dalam mengeksekusi menu tersebut.
"Sekaligus memberikan arahan dan mengajarkan proses memasak makanan Uganda dari awal agar cita rasanya tetap autentik," lanjutnya.
Menu yang dimasak oleh Judith untuk konferensi tersebut tim redaksi lain; matooke atau makanan pokok khas Uganda terbuat dari pisang, posho atau ugali, kari sapi dan kari kambing.