"Wahana flying fox dan swing itu kami hentikan sementara. Selain belum memiliki perizinan yang lengkap termasuk PBG, itu menyangkut keselamatan pengunjung karena berada di atas tebing yang sangat riskan. Ini masalahnya menyangkut nyawa," jelasnya.

Menurutnya, pengelola kooperatif dan memilih menutup operasional secara mandiri hingga proses perizinan diselesaikan. Satpol PP juga memastikan pengawasan tetap dilakukan meski memasuki musim ramai wisatawan.

"Kami fokus pada ketertiban aturan. Penegakan perda harus tegas, operasional perusahaan tentu harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.