NADIKABAR.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (BEM UPNVJ) mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, melalui program pengabdian masyarakat Sustainable Village Pulau Pari 2026 (SUSVIL 2026).

Ketua Pelaksana SUSVIL 2026 Syah Jihan Aqel Wahyudi mengatakan kegiatan ini menghadirkan sejumlah program di bidang sosial-politik, lingkungan, kesehatan, dan pendidikan sebagai upaya mendorong pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

“Kami mahasiswa tidak hanya datang membawa program, tetapi benar-benar mendengar dan belajar dari warga. Karena itu SUSVIL 2026 kami rancang lintas bidang, agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan Pulau Pari,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Program SUSVIL 2026 diawali dengan penanaman 500 bibit mangrove pada 8 Juni 2026 yang kemudian dilanjutkan dengan Participatory Action Research (PAR) pada bidang sosial-politik. Adapun program ini digelar pada 19–26 Oktober 2026.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya memahami kondisi sosial dan lingkungan Pulau Pari melalui proses pengumpulan informasi dan keterlibatan masyarakat. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam mengidentifikasi persoalan lokal serta merumuskan langkah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.