Selain itu, terdapat kolaborasi bersama ENTER Nusantara dalam melakukan sosialisasi digital terhadap anak-anak muda Pulau Pari agar mereka dapat terus menyuarakan kondisi sosial lingkungan Pulau melalui media digital.
Pada bidang kesehatan, SUSVIL 2026 menghadirkan edukasi melalui pemeriksaan kesehatan gigi dan imunisasi gigi bagi anak-anak bersama Dental Rakyat serta cek kesehatan gratis bagi para orang tua. Selain itu, terdapat kegiatan sandromatherapy yang mengangkat pemanfaatan sumber daya alam lokal sebagai bagian dari pengenalan potensi lingkungan Pulau Pari.
Merespon masalah abrasi yang dihadapi masyarakat Pulau Pari, di bidang lingkungan, para mahasiswa membangun program yang difokuskan pada upaya pelestarian ekosistem pesisir melalui berbagai aksi, yakni penanaman mangrove sebanyak 2000 bibit, serta bekerja sama dengan Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) untuk transplantasi 100 bibit terumbu karang dan pelepasan 500 anak ikan.
Aksi peduli lingkungan ini turut dilengkapi dengan kegiatan membersihkan pantai di sepanjang kawasan Pantai Bintang Bintang hingga Pantai Kresek. Setelah kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pembuatan ecobrick sebagai salah satu alternatif pengolahan sampah plastik yang ditemukan di lingkungan pulau.