NADIKABAR.COM — Telur menjadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dan sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain harganya relatif terjangkau, telur juga dikenal sebagai sumber protein yang dapat diolah menjadi berbagai hidangan.

Namun, ada anggapan yang masih sering beredar bahwa terlalu banyak makan telur bisa menyebabkan bisul. Tidak sedikit orang yang memilih mengurangi konsumsi telur ketika muncul benjolan merah dan bernanah di kulit karena khawatir makanan tersebut menjadi penyebabnya.

Lantas, apakah benar kebanyakan makan telur bisa memicu bisul?

Jawabannya adalah mitos. Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan bahwa konsumsi telur secara langsung menyebabkan bisul. Kondisi tersebut umumnya terjadi akibat infeksi bakteri pada folikel rambut atau tempat tumbuhnya rambut di kulit.

Bisul atau furunkel merupakan benjolan merah yang terasa nyeri dan berisi nanah. Kondisi ini muncul ketika folikel rambut mengalami infeksi yang kemudian menyebar ke jaringan kulit di sekitarnya.