Padahal, kemunculan bisul setelah makan telur tidak otomatis berarti makanan tersebut menjadi penyebabnya. Infeksi bakteri dapat terjadi karena berbagai faktor yang tidak berkaitan langsung dengan jenis makanan yang dikonsumsi.

Meski begitu, telur memang dapat memicu reaksi alergi pada orang tertentu. Alergi telur bisa menimbulkan gejala berupa ruam, bentol-bentol yang terasa gatal, pembengkakan, hingga gangguan pencernaan.

Kondisi tersebut berbeda dengan bisul. Bentol akibat alergi biasanya berupa biduran atau hives, sedangkan bisul merupakan infeksi kulit yang ditandai benjolan nyeri dan dapat berisi nanah.

Karena itu, penting untuk membedakan reaksi alergi dengan infeksi kulit agar tidak keliru menentukan penyebabnya, demikian mengutip National Library of Medicine.