Bukan hanya itu, magnesium juga bisa membuat otot dan saraf lebih rileks. Mineral ini juga dapat memproduksi melatonin yang berfungsi untuk menjaga pola tidur lebih teratur dan memperpanjang durasi tidur.

Pisang mempunyai kadar kalium yang tinggi. Mineral elektrolit tersebut mempunyai muatan listrik yang dapat menjaga fungsi otot, jantung, serta sel-sel tubuh. Jumlah elektrolit yang tidak seimbang bisa membuat tidur terganggu.

Mengonsumsi pisang bisa memperbaiki kualitas tidur karena kandungan kalium dapat memenuhi kebutuhan elektrolit tubuh. Penelitian menemukan kalium bisa mengendurkan otot dan mencegah kram di malam hari yang bisa membuat tidur terganggu.

Pisang memiliki serat yang bisa mencegah seseorang terbangun karena lapar. Serat pektin yang banyak terkandung pada pisang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dengan memperlambat pengosongan lambung.

Menariknya, ternyata pisang yang belum matang memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibandingkan yang sudah matang. Serat akan berubah menjadi gula saat pisang semakin matang.