NADIKABAR.COM — Minuman dingin atau es sering kali dituduh sebagai biang keladi saat seseorang mengalami batuk. Saat seseorang mulai menunjukkan gejala batuk atau pilek, ungkapan “kebanyakan minum es” hampir selalu menjadi kalimat pertama yang dilontarkan.

Lantas, apakah pernyataan ini benar secara medis, atau sekadar mitos yang diwariskan secara turun-temurun?

Secara medis, anggapan bahwa es secara langsung menyebabkan batuk adalah mitos. Suhu dingin dari air es itu sendiri tidak memiliki kemampuan untuk menciptakan infeksi atau virus di dalam tubuh.

Penyebab utama dari batuk dan pilek (common cold) adalah infeksi virus atau bakteri, serta paparan alergen (seperti debu, polusi, atau serbuk sari). Air es tidak mengandung virus atau bakteri secara otomatis, kecuali jika air atau es batu yang digunakan terkontaminasi.