3. Faktor kebersihan (kontaminasi): Es batu yang dibuat dari air yang tidak matang atau diproses secara tidak higienis dapat membawa bakteri atau kuman. Mikroorganisme inilah yang sebenarnya menginfeksi tenggorokan dan menyebabkan radang serta batuk.
4. Picu reaksi alergi atau asma: Bagi penderita asma atau rhinitis alergika, paparan suhu dingin yang mendadak termasuk dari minuman es dapat merangsang penyempitan saluran napas (bronkospasme) dan memicu batuk.
Minum es tidak menyebabkan batuk secara langsung, melainkan dapat memperburuk gejala jika kondisi tubuh sedang tidak fit, tenggorokan sedang teriritasi, atau jika es tidak higienis.
Jika tubuh dalam keadaan sehat dan es dibuat dari air matang yang bersih, minum es aman dilakukan dan tidak akan menyebabkan batuk. Namun, ketika sudah mulai merasakan gejala radang atau tidak enak badan, sebaiknya utamakan minum air hangat untuk membantu meredakan iritasi saluran pernapasan, demikian merangkum sejumlah sumber.