NADIKABAR.COM — Meningkatnya imbauan kesiapsiagaan bencana di berbagai negara menjadi pengingat bahwa dunia sedang menghadapi risiko krisis yang semakin kompleks.

Sebuah pemetaan yang dipublikasikan pada 2 November menyebutkan bahwa otoritas di 33 negara telah mengimbau masyarakat menyiapkan persediaan darurat di rumah.

Sebagian besar rekomendasi tersebut mengarahkan warga untuk memiliki persediaan kebutuhan pokok yang cukup selama sedikitnya 72 jam. Imbauan itu mencakup ancaman bencana alam, konflik, gangguan infrastruktur, hingga serangan siber yang berpotensi melumpuhkan pelayanan publik.

Langkah tersebut bukan ajakan untuk menimbun makanan atau memenuhi rumah dengan berbagai perlengkapan darurat. Pemerintah di berbagai negara mulai membangun kesadaran bahwa masyarakat perlu memiliki kemampuan bertahan secara mandiri ketika sistem pelayanan dan distribusi kebutuhan dasar terganggu.

Komisi Eropa bahkan pada 3 November kembali memperkuat panduan kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi 72 jam pertama keadaan darurat. Pesannya cukup jelas, keselamatan masyarakat tidak semata-mata bergantung pada kecepatan pemerintah memberikan bantuan, tetapi juga pada kesiapan setiap keluarga menghadapi situasi awal bencana.