Hidayat mengungkap sebelum bentrokan pecah, pihak kepolisian sudah meminta kedua pihak menyelesaikan secara damai. Apalagi, ada persoalan perdata yang saat ini sedang ditempuh.

Mirisnya, massa bentrokan justru bukanlah warga setempat. Mereka yang menyebut dirinya 'Kelompok 80' diduga orang sewaan dari Pekanbaru.

"Jadi ini bukan masyarakat dari Kuansing, mereka sewaan yang didatangkan sehari sebelumnya dari Pekanbaru. Ditampung di rumah salah seorang inisial S," ujar Hidayat.

Akibat bentrokan, total ada sembilan orang mengalami luka bacok hingga tangan nyaris putus. Polisi sendiri telah mengamankan lokasi untuk mencegah terjadi bentrokan susulan.