NADIKABAR.COM — Tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri bersama Jatanras Polda Jawa Timur menangkap komplotan pencuri spesialis modus ganjel ATM lintas provinsi. Lima pelaku berhasil diringkus di wilayah Banten hingga Jawa Barat.
Kasatresmob Bareskrim Polri Kombes Teuku Arsya Khadafi mengatakan, penangkapan ini berawal dari laporan kasus ganjel ATM yang meresahkan di sejumlah wilayah Jawa Timur beberapa waktu lalu.
"Bareskrim Polri mendapat permohonan bantuan analisa dan penyelidikan dari Polda Jawa Timur tentang telah terjadi beberapa kasus pencurian dengan modus ganjel ATM di Situbondo, Malang, Batu, Probolinggo, serta Gresik," kata Arsya melalui keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Selanjutnya, petugas gabungan mulai menyelidiki jejak para komplotan dengan menyisir rekaman CCTV sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Usai ditelusuri, ditemukan sebuah rumah atas nama Megawati yang ternyata istri dari Dedi Darmawan selaku 'Kapten' komplotan itu.
"Setelah di profiling diketahui bahwa Megawati adalah istri dari Dedi Darmawan dimana ciri-ciri Dedi sama dengan yang ada di CCTV TKP," ucapnya.
Hal itu diperkuat adanya bukti keberadaan mobil Avanza Silver nopol B 2447 SIF sesuai dengan yang di dapat di CCTV Gerbang Tol Halim diduga merupakan mobil operasional yang digunakan Dedi melakukan aksinya.
"Selanjutnya tim gabungan melakukan upaya paksa dan berhasil mengamankan pelaku Dedi sebagai kapten berikut kartu ATM dan mobil oprasionalnya," lanjut Arsya.
Berdasarkan pengakuan Dedi, terungkap bahwa komplotan ini bergerak secara terpisah dan kerap bergerak lintas provinsi untuk melancarkan aksinya. Dari pengakuan itu pula anak buah Dedi mulai ditangkap di beberapa wilayah berbeda.
"Dari pengakuannya sudah melakukan pencurian dengan modus ganjel ATM di beberapa lokasi yaitu di Gresik, Probolinggo, Ponorogo, Situbondo, Batu Malang, Magelang, Jogja, Solo, Cirebon dan beberapa kota lainnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah," ungkap Arsya.
Anak buah Dedi tersebut diantaranya, Yorlis Antoni alias Anton Lampung selaku sopir ditangkap di area SPBU Cilegon. Disusul Andi Peti yang juga sebagai sopir diamankan di Rest Area Karang Tengah arah Jakarta, Tangerang.
Pengejaran berlanjut ke wilayah Jawa Barat, tersangka keempat atas nama Agus Setiawan alias Agus Bandung dibekuk di Jalan Raya Nagreg arah Tasikmalaya. Dia merupakan salah satu eksekutor komplotan.
Sampai akhirnya petugas mengarah ke tersangka kelima yakni M. Nirwansyah selaku eksekutor. Penangkapan Nirwansyah berjalan alot setelah kabur dari Tasikmalaya. Namun ia berhasil ditangkap di Ciamis setelah melacak GPS mobil yang dipakainya.
"Nirwa berhasil diamankan di Perum griya Sindang Sejahtera, Ciamis berikut satu unit mobil Avanza warna hitam yang digunakan untuk melakukan kejahatan," imbuh Arsya.
Dari para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu helai kartu ATM tipis yang dimodifikasi sebagai alat pengganjal mesin ATM, 13 kartu ATM penampung hasil kejahatan, dua unit mobil Avanza, 10 helai pakaian pelaku sesuai rekaman CCTV, sejumlah modem dan ponsel, serta uang tunai Rp 5,4 juta.
"Bahwa seluruh tersangka beserta barang bukti akan segera diserahterimakan kepada Penyidik Polda Jawa Timur untuk proses hukum dan pengembangan lebih lanjut," pungkas Arsya.