Jalur air yang selama ini menjadi akses menuju kampung-kampung pedalaman tidak selalu bisa digunakan, sedangkan jalan darat baru kembali bisa dilalui setelah dilakukan perbaikan.

"(Sungai) surut sekali. Dalam waktu kurang lebih dua minggu inilah jalan daratnya baru bisa ditembus," katanya.

Arman menyebut sebelum akses darat kembali terbuka, kendaraan hanya bisa mencapai wilayah tertentu dan bantuan harus dilanjutkan menggunakan perahu kecil. Jalan yang sebelumnya rusak itu juga tidak bisa dilalui sepeda motor karena jembatan kayu hancur saat musim hujan dan badan jalan ditumbuhi tanaman.