Sayangnya, proses ini juga membuat serat, vitamin, dan mineral pada beras putih berkurang. Hal inilah yang membuat serat, protein, dan lemak pada beras merah lebih unggul dibanding beras putih.

Pada jumlah yang sama, beras merah memiliki satu sampai tiga gram serat lebih banyak. Serat memiliki banyak manfaat mulai dari mengatasi sembelit, menurunkan kolesterol, menurunkan risiko penyakit jantung, menstabilkan kadar gula darah, hingga mengontrol berat badan.

Bukan hanya serat saja, beras merah juga mengandung magnesium lebih banyak dari beras putih. Satu porsi beras merah yang matang bisa memenuhi kurang lebih 11 persen kebutuhan magnesium harian. Magnesium diketahui baik untuk kesehatan tulang dan otot.

Beras merah juga memiliki kandungan fosfor, mangan, dan vitamin B6 yang melimpah. Bahkan, kandungan zinc, niasin,dan tiamin pada beras merah juga lebih banyak dibandingkan beras putih.

Lebih baik beras merah atau beras putih?