Jawabannya adalah tergantung dengan kondisinya. Kandungan salah satu jenis beras mungkin lebih baik dibandingkan yang lain pada kondisi tertentu. Berikut adalah penjelasan perbandingan keduanya berdasarkan kondisi kesehatan seseorang.
Mengutip Medical News Today, jika dibandingkan beras putih, beras merah mempunyai fosfor dan kalium yang lebih banyak. Penderita penyakit ginjal sebaiknya memilih beras putih karena kedua nutrisi tersebut perlu dibatasi asupannya.
Penyakit ginjal mengurangi kemampuan ginjal untuk mengontrol kadar fosfor dan kalium pada tubuh. Kadar kalium yang terlalu tinggi justru bisa memicu serangan jantung. Oleh karena itu, sebaiknya penderita penyakit ginjal lebih baik mengonsumsi beras putih dibandingkan merah.
Selain itu, seseorang yang mengalami diare, radang usus, divertikulitis, penyumbatan karena kanker kolorektal, atau pernah menjalani operasi saluran pencernaan mungkin disarankan untuk diet rendah serat. Pilihlah beras putih untuk dikonsumsi karena mengandung serat yang lebih rendah.
Sebaliknya, bagi orang yang membutuhkan banyak serat disarankan untuk mengonsumsi beras merah. Beberapa masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, stroke, obesitas, penyakit jantung, dan sembelit sering disarankan mengonsumsi makanan yang tinggi serat.